4 Cara Memecah Kebuntuan Ide

mastermind pelatihan kerajinan flanel rumahbalqis

sumber gambar: google

Hmmm… rasanya begitu membosankan ya jika aktivitas kita dalam mengelola usaha tiba-tiba dihinggapi kebuntuan ide dan gagasan. Padahal, perlu kita ketahui bersama bahwa titik paling penting dalam bisnis kreatif adalah bagaimana mendapatkan ide-ide yang brilian dan bagaimana mengeksekusi ide tersebut menjadi sebuah karya yang menawan. Kuncinya: ide dan eksekusi.

Terkadang, saat menjalankan usaha, kebuntuan itu bisa saja datang tanpa diundang. Nah, untuk itulah saya punya saran bagaimana caranya agar ide dan gagasan itu terus mengalir membanjiri setiap nadi usaha/hidup kita:

Pertama, update selalu informasi. Baik berupa gambar, data, grafik, ide, gagasan, dan berbagai macamnya. Bisa mellalui internet. Lalu semua itu catat yang menurut bunda sebagai kata kunci dari itu semua. Bisa buatkan dalam satu folder khusus di laptop bunda atau bisa juga dicatat di autotex di BBM atau di buku diary jika punya. Tujuannya satu: buat bank ide. Keren kan. Kalo saya sering simpan ide di email. Bunda boleh praktikkan.

Kedua, ikuti komunitas. Baik komunitas online maupun offline. Ikuti semua komunitas dan hindari hanya mengikuti komunitas yang sesuai usaha kita saja. Mengapa? justru kadang kala ide datang dari sesuatu yang berbeda sama sekali dengan core bisnis kita. So..misalkan ikuti grup marketing, grup pecinta flanel, grup bisnis pemula, grup belajar bisnis, grup fotografi, grup memasak, grup fashion, grup berita terkini, grup keuangan, grup kajian, grup motivasi, grup manajemen, dll. Semua itu ada manfaatnya masing-masing. Intinya, bukalah komunitas dalam hidup kita.

Ketiga, lakukanlah sharing dengan orang terdekat. Buat semacam mastermind. Saya bersama suami mempraktikkan ini, kami menyebutnya WIFLE, yaitu singkatan dari What I Feel Like Expression. Dengan mengungkapkan apa-apa yang saya alami, saya dengarkan, saya lihat dan yang saya rasakan selama sehari penuh, ternyata selalu membawa pada munculnya ide-ide. Pastilah bunda  dan suami dalam sehari menemukan sesuatu yang berbeda, baik itu ditempat kerja atau saat bercengkrama dengan buah hati, atau dengan tetangga saat ngerumpi yang bermanfaat., dll

Keempat, milikilah guru. Baik itu guru ngaji, guru bisnis, guru perencanaan keuangan misalnya, guru komunikasi, guru fotografi, guru desain, guru lainnya. Bisa berguru lewat website mereka, tulisan di blog mereka, ketemu secara khusus, atau melalui komunikasi BBM, WhatsApp, atau media sosial lainnya yang kini makin memudahkan. So.. let’s talk ^_^

Sekian share saya kali ini, semoga manfaat ya..

Ingin ngobrol dengan saya langsung?
SMS 0896-0809-2002
WA 0896-6118-1853 atau
invite 26c4bd0b atau 29eb0388

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s